Cara Mendaftar Akun Github

Artikel ini membahas tentang cara mendaftar atau membuat akun Github, Github merupakan salah satu penyedia layanan hosting file, source code management, dan version control yang banyak digunakan oleh software developer.

Pendaftaran Github

Cara mendaftar Github cukup mudah, kamu hanya membutuhkan suatu email aktif kemudian mendaftar Github di tautan berikut:

Github Signup

  1. Masukkan email pada kolom yang tersedia, klik tombol continue
  2. Masukkan password, gunakan password yang rumit namun mampu kamu ingat, klik tombol continue
  3. Masukkan username yang diinginkan, pastikan username yang kamu masukkan masih tersedia atau tidak sedang dipakai oleh akun Github lain ya
  4. Selanjutnya masukkan pilihan newsletter, masukkan y jika kamu ingin mendapatkan email saran dan promosi dari Github, jika tidak maka masukkan n
  5. Verifikasi akun dengan menyelesaikan semua tantangan
  6. Jika berhasil, akan muncul tombol create account
  7. Klik tombol create account untuk mendapatkan kode verifikasi melalui email
  8. Buka tab baru, buka inbox email yang kamu daftarkan pada Github
  9. Copy kode verifikasi dari email, masukkan ke dalam kolom verifikasi kode
  10. Setelah berhasil, kamu akan masuk ke pengaturan personalisasi akun
  11. Klik tautan Skip Personalisation yang ada di bawah.
  12. Akun Github kamu siap dipakai.

Tampilan awal pendaftaran Github:

Gambar kolom email pada formulir signup Github
Github Signup: Kolom formulir interaktif

Tampilan setelah form pendaftaran Github diisi:

Gambar pendaftaran Github - setelah semua kolom formulir dilengkapi
Pendaftaran Github: Setelah semua kolom formulir dilengkapi

Pada tutorial di atas, kami menggunakan username github: kodekami, maka alamat github akun kami yaitu https://github.com/kodekami

Repository Lokal dan Remote

Setelah memiliki akun Github, kita bisa membuat sebuah repositori online atau remote repository. Repositori (atau repo) adalah folder project kita yang dimasukkan ke dalam version control, setiap perubahan di dalam folder ini akan diawasi oleh Git.

Repositori yang berada di dalam komputer kita disebut dengan repositori lokal, sedangkan repositori yang berada di luar komputer seperti yang ada di local network (repositori di dalam server perusahaan) atau di layanan hosting repositori seperti GitHub dan GitLab disebut dengan remote repository.

Kita bisa mengakses project dari mana pun dengan menggunakan remote repositori, dan berkolaborasi dengan orang lain menjadi lebih mudah karena kita bisa menyinkronkan source code dengan developer lainnya.